Sejarah

Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) Yogyakarta adalah Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Teknologi Nasional Yogyakarta (YPTN), sebuah yayasan yang didirikan oleh para mantan Tentara Pelajar (TNI – AD Be-XVII) dengan Akta Notaris Raden Mas Soerjanto Partaningrat, S.H, Nomor 24 tanggal 17 Maret 1972.

Pada awalnya STTNAS merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan sampai dengan tingkat sarjana muda dengan nama Akademi Teknologi Nasional (ATNAS) yang menyelenggarakan  4 (empat) jurusan yaitu : Teknologi Bangunan Sipil, Teknologi Mesin Industri, Teknologi Listrik dan Teknologi Mineral. Keempat jurusan tersebut menperoleh status terdaftar terhitung mulai tanggal  1 Januari 1974 berdasarkan Surat Keputusan Koordinator Perguruan Tinggi Wilayah IV No 03/K IV/ST/74 tanggal 18 Maret 1974.

Pada tahun 1986 ATNAS berkembang menjadi Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia No 0790a/0/1986 tanggal 3 Nopember 1986. Perubahan nama ini juga diikuti dengan perubahan nama semua jurusan dilingkungan STTNAS Yogyakarta. Jurusan Teknologi Bangunan Sipil berubah menjadi Jurusan Teknik Sipil, Jurusan Teknologi Mesin Industri  berubah menjadi Jurusan Teknik Mesin, Jurusan Teknologi Listrik   berubah menjadi Jurusan Teknik Elektro dan Jurusan Teknologi Mineral berubah menjadi Jurusan Teknik Geologi.

Pada Saat ini STTNAS Yogyakarta mengelola 8 program studi, terdiri atas 6 Program Studi S1  yaitu Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Geologi, Teknik Elektro, Teknik Planologi dan Teknik Pertambangan, dan 2 Program Studi D-III yaitu Teknik Elektro dan Teknik Mesin.

Leave a reply